ada yang masih berusaha kelarin skripsi
ada yang masih terjebak di perkoasan :) yha kuliah itungannya
ada yang suda kerja dengan gaji 7 digit
ada yang suda menikah
ada yang belum pernah pacaran sama sekali
ada yang udah mulai ikut kelas pranikah
ada yang lagi sbuk ngurusin cicilan buat masa depan
ada yang bahkan gaji juga belum punya
it is so random that made it so funny.
sebenernya tren ngomongin masa depan ini udah sering gue dan teman-teman gue omongin
karena ofc umur segini bukan lagi ngobrol sebatas "eh besok kosong gak lo?" atau " besok mau makan apa?"
tapi lebih ke "lo abis ini (re:selesai jadi dokter) mau ngapain tal?'
and its kinda make me scared actualy. tbh.
bukan karena gue takut karena gue gatau mau jadi apa---ya emang masih bingung, but time will tell--
takut karena umur gue yang segini, makin dekat dengat adulthood yang sesungguhnya
dan im not sure what i should do? am i taking the right choice? will the right path coming through?
i know being a doctor will always appear in my future, ya cita-cita :) and no i dont regret it.
senyinyir, sejulid, sesalty apapun gue sama segala perkoasan ini, no i never regret this.
karena nyinyir adalah 1 dari sekian fase kalo lagi down hahah jadi bear with it.
mau jadi dokter apa?
mau dimana?
mau ngapain?
ya pokoknya mau jadi dokter dulu.
untuk nabung, dunia dan akhirat :) insyaAllah.
pertanyaan lain yang sering terlontar diumur segini,"tal, lagi deket sama siapa sekarang" atau secara eksplisitnya ya "kalo lo nikahnya kapan?" seenggaknya pertanyaan yang ini gak bikin gue sepikiran kayak pertanyaan diatas he.
gak sedikit temen-temen gue yang bahas nikah. and the pressure will still goin strong kayaknya buat gue, karena yha well family tree told me so wk doeh cucu pertama dari keluarga bapak dan ibu :)
sejujurnya, gue gak terlalu khawatir, ya ada lah khawatir about 45% lol. jokes pada umumnya: calonnya aja belom keliatan ha ha ha doain aja adalah doa jadi ya doain aja ha ha. here i wanna give my own perception about this kind of topic sekalian deh. --kayaknya buat yang sering w jadiin tempat curhat tau kalo gue sering ngomongin ini---
1. tbh, i still dont get the point of taa'aruf. ya disini gue gak menyalahkan atau menolak secara seluruhnya cara ini. tapi buat gue pribadi, to spent their rest of their life with us dengan seseorang yang mengenalkan dan mempromokan diri lewat cv? words can be made. belum lagi gue orangnya susah banget buat terbuka sama orang.. well yha social introvert it is. ini kalo kasusnya orang yang mau kasih cv dan dalam posisi gak kenal 1 sama lain ya. gue ngebayanginnya aja kok ya taqut wk. --yha kan bisa aja dikenalin dari temennya ini dan mau ngasih cv,,, yha....... iya kalo tmn lu kenal si tp kalo nggak kenal deket teh.... gatau gimana dianya heu. okay this is pure my opinion, cmiiw.
2. yes, i prefer someone that i already knew. atau udh deket aja kalo bisa. starting something from zero is kinda tiring lol. yha, again, gue gak menolak secara seluruhnya bila aq memang harus bertemu dengan orang baru. another problem yang gue sadari, halo ruang lingkup gue selama kuliah ya kok gini-gini aja ha ha. sebenernya kapan sih bakal ada paparan dunia luar yang lebih? pas koas udah terbukti sulit juga. pas udah jadi dokter? atau malah mungkin dari masa lalu?
3. i never support lg-bt but i watched a video about a gay man married his bestfriend which is a lesbian (i kno youtube suggestion is freakin weird lol) and when they asked why, he give an answer: "if you gonna get married, marry your bestfriend. while u're caring to someone you're caring for yourself." and i found it cute? lol. for this time, i find this word is tru.
4. u kno obrolan lo udah gede, when u discuss these kind of things with your friend, it not only about the physically --well its still matter, abit-- tapi lebih ke, nanti lo bisa menunjang masa depan bersama apa enggak? well its kind of materialistic, but trust me, girls can calculate, about everything. ya uang gak segalanya, tapi lo bisa idup gak tanpa uang, u have to survive kan.
jujur kalau ibu gue ngajakin ngobrol, dan bahas hal-hal ini, im feelin like, i wanna run hue.
tapi ya apalah artinya masa depan kalo bukan buat dihadapain, ya gak?
PS: